Sulaedi: Mohammad ainol yaqin anak Sholeh dan insyaallah mati syahid

Sulaedi: Mohammad ainol yaqin anak Sholeh dan insyaallah mati syahid


Glingseran-Selang enam hari sesudah kecelakaan maut yang menewaskan Moh. Ainol yaqin 21 tahun mahasiswa universitas jember fakultas pertanian agrobisnis minggu (22/07/2018) kemarin,
Kepala Desa Glingseran di dampingi Sekdes dan Korcam juga Teman-teman Mahasiswa lainnya yang kebetulan satu posko kelompok 141 KKN Di Desa Glingseran kecamatan wringin kabupaten Bondowoso,
Kepala Desa Glingseran Sulaedi beserta Rombongan ikut menyaksikan penyerahan dana santunan hasil bakti sosial ke pihak keluarga, pihaknya menjelaskan bahwa santunan senilai Rp 4,276 juta itu hasil dari penggalangan yang di kordinir oleh Aidiyansah Faishal Fakhri dari fakultas teknik, apa yang diberikan Teman teman KKN itu tidak sebanding dengan musibah laka yang dialami korban.
Tapi itulah kemampuan yang bisa diberikan untuk meringankan korban yang ditinggal.
“Santuan dana hasil bakti sosial dari adik KKN unej se kecamatan wringin bahkan dari luar kecamatan sudah kita berikan ke ahli waris. Mudah-mudahan bermanfaat untuk kepentingan korban ataupun keluarga yang ditinggalkan selama proses dari awal pemakaman sampai selesai tujuh harinya,”ujar Sulaedi.
Lanjut kades yang akrab di panggil kang damar ini menceritakan bahwa almarhum ainol yaqin selama 1minggu ada tugas KKN di desanya sangat ramah dan selalu berbuat baik sama adik adik yang ada di Desa glingseran, bahwa almarhum sering sekali cerita tentang orang meninggal Dunia,” tandasnya

Di ketahui bahwa almarhum yaqin kecelakaan pada hari minggu tanggal 22 juli 2018 jam 15,45 wib saat korban mau balik dari rumahnya menuju tempat KKN di Desa Glingseran kecamatan wringin kabupaten Bondowoso, korban kecelakaan dalam perjalanan di sekitar kecamatan Kalibaru Banyuwangi, hasil investigasi PPIDes kecelakaan tersebut ketika mobil Toyota Yaris mendahului korban lalu kesenggol ahirnya korban oleng pas jatuh ke depan mubil pengankut Barang L300 ahirnya korban meninggal dunia di tempat

Irvan selaku kordinator desa Glingseran yang juga salah satu temen se posko mengungkapkan bahwa almarhum dalam tingkah ketika dalam beretika dia di kenal anak yang baik, ramah, dan juga peduli dengan temannya bahkan orangnya dikenal pendiam.

“kabar kepergian almarhum ini benar-benar membuat ketidakpercayaan kami , karena sebelum kejadian dia memang izin pulang ke kampung untuk mengambil laptopnya , karena dia ingin mengisi waktu kosong di posko sambil lalu mengerjakan laporan studi akhirnya (skripsi)” ujarnya

Kami segenap rekan -rekan kkn universitas jember dan keluarga besar pemerintah Desa Glingseran turut berbela sungkawa atas meninggalnya almarhum Ainul yaqin semoga Allah menempatkan ke tempat yang layak, khusnul khotimah dan segala perbuatan amal baiknya di terima…amien (red) PPIDes Glingseran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Skip to toolbar