Sebab akibat bunuh diri jadi topik perbincangan di wilayah wringin

Sebab akibat bunuh diri jadi topik perbincangan di wilayah wringin

Tindakan bunuh diri terjadi dua kali dalam sebulan di kecamatan wringin pada bulan November 2018, berdasarkan data yang di himpun PPIDes Penyebab bunuh diri tidak terlepas dari permasalahan asmara, ekonomi, dan keluarga. Orang yang melakukan itu menjadikan bunuh diri sebagai solusi yang paling cepat untuk keluar dari masalah yang sedang dihadapi selama dia hidup.

Kepala Desa Glingseran menyampaikan himbauan kepada masyarakatnya di saat usai sholat jum’at di masjid Nurul hidayah Dusun karang selatan Desa Glingseran 09/11/2018, untuk saling mengingatkan dan memberikan kesadaran pada semua elemen masyarakat agar tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang di larang oleh sang pencipta.
Lanjut Sulaedi di dalam agama Islam, membunuh diri sendiri ialah tindakan yang dilarang dan sangat di benci oleh Allah ta’ala. Ancaman untuk orang yang nekat mengakhiri hidupnya sendiri akan memperoleh dosa yang besar. Karena hidup dan juga matinya seorang manusia itu hanya berada pada keputusan Allah ta’ala dan juga merupakan sebuah karunia dan wewenang Allah subhanahu wa ta’ala.

Allah melarang kepada umatnya untuk membunuh atau bunuh diri. Untuk mereka yang tidak mentaati perintah-Nya akan mendapatkan ancaman neraka dan ia akan kekal di dalam neraka.

Orang yang bunuh diri akan mengalami 3 penderitaan, yaitu penderitaan ketika di dunia yang menjadikannya dia untuk melakukan bunuh diri tersebut, penderitaan ketika akan mengalami kematian dan penderitan di akhirat dimana orang yang bunuh diri akan kekal di neraka” kami berharap warga masyarakat Glingseran matinya sesuai kehendak Allah SWT dan husnol khotimah ” tandasnya

Di sisi lain ustadz Bisno almansur yang akrab di sapa ustadz asal asalan menjelaskan jika hukum dari bunuh diri itu hukumnya haram, sebab ancamannya sudah jelas seperti apa yang di sampaikan kepala Desa Glingseran. Hanya Sebagai tamabahan sesuai hadits tentang bunuh diri dan azab yang akan diperolah di akhirat untuk orang yang melakukan bunuh diri:

“Barangsiapa bunuh diri dengan besi, maka di neraka jahanam nanti besi itu selalu di tangannya, ia menusuk-nusukkannya ke perutnya selama-lamanya. Dan barangsiapa bunuh diri dengan minum racun, maka di neraka jahanam nanti ia akan terus meminumnya selama-lamanya. Dan barangsiapa bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari gunung, maka di neraka jahanam nanti, ia akan menjatuhkan (dirinya) selama-lamanya.” Pungkas ustadz Bisno almansur sambil berbincang-bincang meriwayatkan hadis (HR. Muslim 109)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Skip to toolbar