Wisata Air Terjun Sulaeman Yang Tersembunyi Di Desa Glingseran

Wisata Air Terjun Sulaeman Yang Tersembunyi Di Desa Glingseran

IMG_20170119_111641Glingseran – Tempat wisata saat ini bukan lagi hanya digunakan sebagai hiburan semata, melainkan kebutuhan utama bagi masyarakat . Menyadari akan potensi usaha pariwisata, mahasiswa KKN UMD mencoba menggali potensi desa dengan mengunjungi sebuah tempat yang dinilai memiliki potensi menjadi tempat wisata. Tempat wisata ini berupa air terjun yang tersembunyi. Terletak di Kabupaten Bondowoso tepatnya di Kecamatan Wringin, Desa Glingseran.

Salah satu objek wisata ini lebih dikenal dengan wisata alam perbukitan dan persawahan dengan air terjun yang masih terbilang sangat alami, tempat ini belum mendapat sentuh tangan manusia atau warga-warga sekitar. Daya tarik yang membuat air terjun ini layak untuk dijadikan destinasi pariwisata adalah suasana pedesaannya yang memiliki udara dan pemandangan alam yang sangat alami. Jarak tempuh untuk menuju Air terjun ini diperkirakan sekitar 2km dari Balai Desa Glingseran. Untuk mencapai tempat wisata ini perlu usaha yang tidak sedikit, dikarenakan lokasi yang sama sekali belum terjamah oleh tangan pemerintah. Hal ini terbukti dari akses jalan yang masih perlu diperbaiki. Namun hal itu terbayar ketika perjananan menuju air terjun, mata kita akan dimanjakan dengan pemandangan yang dikelilingi oleh tebing-tebing dan pesawahan masyarakat sekitar.

Menyadari potensi desa yang tak ternilai di bidang pariwisata ini, mahasiswa KKN UMD yang ditugaskan di desa tersebut mencoba untuk memperkenalkan wisata alam ini ke khalayak umum dan juga bekerja sama dengan perangkat desa setempat agar tempat wisata “Air Terjun Sulaiman” bisa menjadi sebuah destinasi wisata yang bisa dinikmati semua masyarakat sekitar maupun para wisatawan luar. Untuk itu diperlukan bantuan dari pemerintah untuk perbaikan akses jalan menuju air terjun tersebut. Diharapkan dengan diresmikannya tempat wisata air terjun ini, akan bisa membantu meningkatkan perekonomian warga desa Glingseran.

Kepala Desa Glingseran menjelaskan bahwasanya air terjun tersebut jarang dikunjungi wisatawan karena minimnya informasidan tidak adanya pengelolaan. sehingga masyarakat tidak mengetahui keberadaan air terjun tersebut.

“sangat disayangkan karena air terjun ini sangat exsotic dan ini perlu kita kembangkan selain itu saya berharap kepada pihak pemkab dan dinas pariwisata ada respon terkait objek wisata air terjun karena ini sangat berpengaruh penting terhadap Desa sendiri dan masyarakat untuk menumbuhkan perekonomian”ujarnya kades Sulaedi. red (mahe).

IMG_20170119_114319

1 Comment

  1. Reply

    Maap sebelumnya, air terjunnya bukannya masuk daerah banyuputih yah ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Skip to toolbar